Daya Tarik Desa Ranu Pani Yang Kadang Membeku

Sebagian besar penghuni Ranu Pani ialah suku Tengger. Ada 1.300 jiwa yang menempati tanah 500 hektar ditengah-tengah lokasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sejumlah besar penduduknya kerja jadi petani.

Jadi desa ‘peninggalan beberapa pelarian Majapahit’ masyarakat di sini umumnya adalah pengikut Hindu. Hasil penting masyarakat ialah kentang, brambang prey, kubis, serta terkadang menanam wortel. Jadi tidak aneh bila diperjalanan, pengunjung temukan petak-petak sawah.

Pos Paling akhir Ke arah Pucuk

Buat pendaki kemungkinan tidak asing dengan lokasi wisata desa Ranu Pani. Tidak hanya jadi tempat wisata, desa ini adalah satu diantara titik pergi untuk beberapa pendaki yang akan lakukan pendakian ke Gunung Semeru yang memilki ketinggian seputar 3.676 mtr. di atas permukaan laut.

Diluar itu, Desa Ranu Pani sendiri adalah desa paling akhir sebelum Gunung Semeru. Desa ini ditempati oleh masyarakat suku Tengger. Suku keturunan asli warga Jawa yang hidup di masa Kerajaan Majapahit ini tiap tahunnya tetap mengadakan bersih desa serta ritual unan-unan yang di pimpin dukun tradisi.

Warga seputar lokasi ini juga banyak yang profesinya jadi porter yang akan menolong beberapa pendaki bawa beberapa barang mereka sampai ke atas gunung. Pendaki yang akan ke arah Gunung Semeru akan melalui dua danau di seputar Ranu Pani, yakni Ranu Regulo serta Ranu Kumbolo.

3 Danau Indah

Desa ini punya tiga danau yang populer yaitu Ranu Pani, Ranu Regulo serta Ranu Kumbolo. Danau Ranu Pani jadi satu dari tiga danau simbol Semeru, bersama dengan Ranu Kumbolo serta Ranu Regulo. 3 Danau ini terkenal sebab jadi gerbang masuk pendakian ke arah ke area taman nasional di Gunung Semeru.

Ranu Regulo ialah danau yang terletak ada di daerah desa wisata ini. Tempatnya tidak jauh dari danau Ranu Pani. Panorama perbukitan melingkari danau jernih ini. Tidak hanya Ranu Pani, Ranu Regulo ialah tempat yang pas untuk menginap tak perlu raih mendaki ke Ranu Kumbolo.

Situasi di seputar Ranu Regulo benar-benar tenang, tidak seramai Ranu Kumbolo. Ada satu dermaga tanpa ada kapal di danau ini. Di seputar danau ada tempat camping. Bila cuaca sedang bagus, refleksi panorama dari permukaan danau benar-benar ciamik untuk difoto.

Danau Ranu Kumbolo adalah tempat menginap favorite yang treletak dibawah pos 4 pendakian Gunung Semeru. Tidaklah heran bila beberapa pendaki Pucuk Mahameru senang sekali transit di danau ini. Danau air tawar seluas 15 hektar serta ada pada ketinggian 2.400 mdpl ini punya keindahan yang memesona mata.

Ini dapat pengunjung rasakan melalui udara fresh di sekelilingnya yang membuat pemikiran santai. Waktu matahari mulai keluar antara dua bukit hijau dengan ada perlahan-lahan, tampilan Danau Ranu Kumbolo juga semakin cantik serta membuat kita susah mengubah pandangan mata.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *